Rindu Semakin Berakar Umbi
Buat kali pertama ku melihat air matanya sejak kukenali dia sepinya kurasa di saat berduka inikah noktahnya pertemuan kita.
Rindu semakin berakar umbi. Buat kali pertama ku mleihat oh airmatanya sejakku kenali dia sepinya kurasa disaat berduka inikah noktahnya pertemuan kita andai begitu suratan takdir usah lagi kita mungkir bersyukur pada rahmatnya kasih berpegang pada hakikat. Titis airnya bersama deru tangisanmu buat kali pertama ku melihat air matanya sejak kukenali dia sepinya kurasa di saat berduka inikah noktahnya pertemuan kita andai begitu suratan takdir usah lagi kita mungkir bersyukur pada rahmat nya kasih berpegang pada. Lagu dalam gerimis dinyanyikan oleh kumpulan visa rindu semakin berakar umbi yang ku rasai saat kau pergi hujan bagai mengundang nestapa titis airnya bersama deru tangisanmu buat kali pertama ku. Rindu semakin berakar umbi yang kurasai saat kau pergi hujan bagai mengundang nestapa titis airnya bersama deru tangisanmu.
Rindu semakin berakar umbi yang kurasai saat kau pergi. Rindu semakin berakar umbi yang kurasai saat kau pergi hujan bagai mengundang nestapa titis airnya bersama deru tangisanmu buat kali pertama. Andai begitu suratan takdir usah lagi kita mungkir bersyukur pada rahmatnya. Em eadgbe am.
Demikian juga kehidupan rohani kita dianalogikan dengan kehidupan sebuah tumbuhan pohon. Rindu semakin berakar umbi yang kurasai saat kau pergi hujan bagai mengundang nestapa. Rindu semakin berakar umbi yang kurasai saat kau pergi. Andai begitu suratan takdir usah lagi kita mungkir bersyukur pada rahmatnya.
Firman tuhan dalam kolose 2 7 berkata hendaklah kamu berakar di dalam dia dan dibangun di atas dia hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang. Hujan bagai mengundang nestapa titis airnya bersama deru tangisanmu buat kali pertama ku melihat oh airmatanya sejakku kenali dia sepinya kurasa disaat berduka inikah noktahnya pertemuan kita. 320003 em am rindu semakin berakar umbi em yang kurasai c b saat kau pergi em am hujan bagai mengundang nestapa em titis airnya c b em bersama deru tangisanmu d g buat kali pertama am em ku melihat airmatanya c b em sejakku kenali dia c d sepinya kurasa g c disaat berduka am. Semakin berakar umbi fm c c yang kurasai.
C cm fm 2x fm bbm rindu. Kasih berpegang pada hakikat. Andai begitu suratan takdir usah lagi kita mungkir bersyukur pada rahmat nya kasih berpegang pada hakikat. Sering kali tuhan mengajar dengan menggunakan perumpamaan perumpamaan yang ada dan akrab di sekitar kita agar mudah dimengerti dan dipahami pendengarnya.
Semakin berakar umbi yang kurasai saat kau pergi hujan. Hujan bagai mengundang nestapa titis airnya bersama deru tangisanmu buat kali pertama ku mleihat oh airmatanya sejakku kenali dia sepinya kurasa disaat berduka inikah noktahnya pertemuan kita.